Sampah Plastik

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT, atas limpahan rahmat dan hidayahnya penulis dapat menyelesaikan Makalah tentang “Sampah” . Makalah ini disusun sebagai salah satu tugas mata pelajaran PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP (PLH)
Saya menyadari bahwa dalam penyusunan laporan ini jauh dari sempurna, baik dari segi penyusunan, bahasan, ataupun penulisannya. Oleh karena itu saya mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun, khususnya dari guru mata pelajaran guna menjadi acuan dalam bekal pengalaman bagi saya untuk lebih baik di masa yang akan datang.

Banda aceh,6 maret 2015

PENYUSUN
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR………………………………….(i)
PENDAHULUAN……………………………………..(ii)
TUJUAN………………………………………………..(iii)
PEMBAHASAN……………………………………….(iv)
GAMBAR………………………………………………( v)
SARAN………………………………………………….(vi)
KESIMPULAN…………………………………………(vii)
PENDAHULUAN
Plastik merupakan bahan polimer sintetik yang tidak pernah lepas dalam kehidupan sehari-hari. Plastik telah menjadi bagian yang penting dan menjadi kebutuhan primer setiap orang. Mulai dari perlengkapan rumah tangga, perlengkapan sekolah, perangkat komputer, telepon, kabel, mainan anak-anak, pembungkus makanan sampai klep jantung buatan, semuanya tidak lepas dari campur tangan polimer sintetik ini. Plastik telah banyak berjasa dan memberi kemudahan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.Sedangkan sampah daun merupakan sampah organik yang dapat terurai sehingga pada saat berkontraksi dengan tanah daun tersebut langsung membusuk.
TUJUAN
Mengetahui bahaya racun racun dari sampah.Saat ini sampah telah banyak berubah. Setengah abad yang lalu masyarakat belum banyak mengenal plastik. Mereka lebih banyak menggunakan berbagai jenis bahan organis.Dulu orang masih menggunakan tas belanja dan membungkus daging dengan daun jati. Sedangkan sekarang kita berhadapan dengan sampah-sampah jenis baru, khususnya berbagai jenis plastik.
Sifat plastik dan bahan organis sangat berbeda. Bahan organis mengandung bahan-bahan alami yang bisa diuraikan oleh alam dengan berbagai cara, bahkan hasil penguraiannya berguna untuk berbagai aspek kehidupan.
Sampah plastik dibuat dari bahan sintetis, umumnya menggunakan minyak bumi sebagai bahan dasar, ditambah bahan-bahan tambahan yang umumnya merupakan logam berat (kadnium, timbal, nikel) atau bahan beracun lainnya seperti Chlor. Racun dari plastik ini terlepas pada saat terurai atau terbakar.
Penguraian plastik akan melepaskan berbagai jenis logam berat dan bahan kimia lain yang dikandungnya. Bahan kimia ini terlarut dalam air atau terikat di tanah, dan kemudian masuk ke tubuh kita melalui makanan dan minuman.
Dapat mengetahui manfaat dari penggunaan bahan dedaunan. Sampah daun pada saat penguraiannya tidak merugikan siapa-siapa.Kemudian lagi hasil dari penguraian sampah dedaunan tersebut dapat dijadikan sebagai kompos yang dapat berguna bagi pupuk tumbuh-tumbuhan.

PEMBAHASAN
*pengertian sampah daun
Sampah dedaunan adalah,barang yang mudah proses penguraian yang kokoh dan relatif cepat,kemudian dari sampah dedaunan dapat menghasilkan kompos.

*Pengertian sampah plastik
Sampah plastik adalah sampah yang dihasilkan dari bahan-bahan non-hayati, baik berupa produk sinterik maupun hasil proses teknologi pengolahan bahan tambang. Sampah anorganik ialah sampah yang dihasilkan dari bahan-bahan non hayati baik berupa produk sinterik maupun hasil prosses teknology pengelolahan bahan tambang atau sumber daya alam dan tidak dapat diuraikan oleh alam.
JENIS SAMPAH
Plastik

Dedaunan kering Tanggal penanaman
11 agustus 2014
11 agustus 2014 Tanggal pengambilan
29 februari 2015
29 februari 2015 Keterangan
Sampahnya belum terurai namun warnanya saja yang tampak pudar
Sampahnya sudah terurai tanpa menyisakan sedikit pun

SARAN
Dari pembahasan diatas penulis menyarankan bagi pembaca agar lebih menjaga lingkungan, dengan mengetahui dampak positif dan negative dan cara pengolahannya kita bisa memperkecil dampak negatifnya dengan mengolah sampah agar dapat dimanfaatkan, agar tidak hanya menjadi bibit penyakit namun lebih bermanfaat.

KESIMPULAN
Sampah adalah barang sisa dari berakhirnya suatu proses.sampah di bagi jadi 2 yaitu samapah organic dan sampah non organic, sampah organic yaitu sampah yang mudah hancur contoh daun,jerami dll, sedangkan sampah anorganik yaitu sampah yang sulit dihancurkan contoh kaleng,plastic dll. Kedua jenis sampah ini mempunyai dampak positif dan negative sendiri-sendiri. Sampah yang dibuang bis juga dimanfaatkan dengan mengolah sampah dengan berbagai cara agat lebih bermanfaat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: